Pasien Terlantar di Jakarta, Dinsos Lampura Sebut Tidak Ada Laporan dari Desa

Isti Febri Wantika

Isti Febri Wantika

Lampung Utara

27 Maret 2023 14:03 WIB
Kesehatan | Rilis ID
Firmansyah, Kabid Perlindungan dan Jaminan sosial Dinsos Lampura diruang kerjanya, Senin (27/03/2023). Foto : Isti Febri Wantika
Rilis ID
Firmansyah, Kabid Perlindungan dan Jaminan sosial Dinsos Lampura diruang kerjanya, Senin (27/03/2023). Foto : Isti Febri Wantika

RILISID, Lampung Utara — Setelah viral dari pemberitaan Rilis.id mengenai warga Lampura yang terlantar karena tidak punya uang saat menjalani pengobatan di RS Harapan Kita (RSHK), Jakarta, Minggu (26/03). Berbagai pihak mulai merespon kondisi keluarga miskin tersebut. (Baca juga :  https://lampung.rilis.id/Ragam/Berita/Karena-Miskin-Yunariah-Pasien-Sakit-Jantung-Terpaksa-Tidur-di-Teras-Masjid-RS-Harapan-Kita-OcvAYVf)

salah satunya, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan sosial Dinas Sosial Lampura, Firmansyah. Ia menjelaskan jika sebelum berita dinaikkan tidak ada laporan mengenai hal tersebut baik dari pihak desa maupun keluarga.

"Ya saya pribadi baru dapet kabar karena berita itu semalem, sebelumnya tidak ada laporan yang kami terima,"ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/03/2023).

Firman juga mengaku telah konfirmasi Kepala Desa setempat, dan dari penjelasannya akan segera ditindaklanjuti.

"Sudah saya tanya kepala desa setempat, katanya segera dirapatkan dengan RT dan Kadus untuk penggalangan dana," jelasnya.

Firman juga menjelaskan pihaknya langsung mengecek apakah keluarga Tri Handoko mendapat bantuan dari Dinas Sosial. 

"Semalem saya langsung hubungi staff dan pagi ini saya cek. Alhamdulillah keluarga yang bersangkutan mendapat bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH)," jelasnya.

Terpisah, Kepala Desa Abungjayo, Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan kondisi warganya itu ke Pemkab Lampura pada Minggu (26/03/2023) lalu.

"Saya sudah telpon, dari Minggu saya kontak dinas sampai malam tadi, terkait bagimana membantu warganya itu," jelasnya.

Sebelumnya, salah satu Anggota DPD-RI asal Lampung, Ahmad Bastian SY, prihatin mengetahui kabar Yunariah, pasien jantung yang terlantar di Jakarta karena tidak punya biaya. "Saya harap ini yang terakhir bagi warga Lampung, jangan sampai terulang lagi," ujarnya. (Baca juga : https://lampung.rilis.id/Peristiwa/Berita/Senator-Ahmad-Bastian-Prihatin-Pasien-Jantung-Asal-Lampura-Bermalam-di-Teras-Masjid-RSHK-F3jHHKR)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Sakit jantung

dinas sosial

Lampura

Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya