Lima Mitos Soal Kesehatan Ini Ternyata Keliru, Dari Kebiasaan Ngemil hingga Lemak
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Masih banyak mitos seputar kesehatan yang dipercaya masyarakat. Padahal dari hasil penelitian para ahli mitos-mitos itu ternyata keliru.
Mitos kesehatan yang masih banyak dipercaya terutama tentang makanan bergizi, lemak dan pola-pola diet yang ternyata tidak efektif.
Dikutip dari laman Belfast Telegraph, praktisi naturopati Sal Hanvey menyebut setidaknya ada sejumlah mitos soal nutrisi dan Kesehatan yang masih populer.
Menurut San Hanvey, mitos itu berbanding terbalik dari fakta hasil penelitian. Berikut di antaranya:
1. Diet Karbohidrat Bikin Lemak Tubuh Hilang
Mitos mengurangi karbohidrat banyak dilakukan. Nyatanya karbohidrat adalah bagian penting dari diet seimbang dan tak perlu dipangkas.
Hanya saja, memang disarankan memilih karbohidrat kompleks daripada karbohidrat kosong. Karbohidrat kompleks sama sekali tidak menggemukkan, oleh karena itu tak perlu menghindarinya.
Hanvey menjelaskan, karbohidrat kompleks memberi tubuh nutrisi dan energi penting, serta vitamin B, bisa didapat dari kacang polong, buncis, biji-bijian, dan sayuran.
2. Ngemil Buruk untuk Kesehatan
Mitos ini pun tak selalu benar, sebab tergantung pada apa yang disantap sebagai kudapan dan kapan waktu memakannya. Memang benar makan camilan larut malam bukan pilihan yang terbaik untuk pencernaan dan dapat berdampak pada kualitas tidur.
mitos kesehatan
diet
lemak tubuh
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
