Lima Mitos Soal Kesehatan Ini Ternyata Keliru, Dari Kebiasaan Ngemil hingga Lemak
Tampan Fernando
Bandarlampung
Namun, ngemil pada sore hari saat sedang lesu dan harus melanjutkan pekerjaan ternyata bisa bermanfaat. Hindari kue, biskuit, roti, cokelat, kue kering, dan pai. Sebagai gantinya, lebih baik menyantap oat, apel, selai kacang, kacang-kacangan, dan yogurt.
3. Sumber Makanan Bergizi Sulit Didapat
Para ibu seringkali merasa kesulitan mendapatkan sumber makanan bergizi. Padahal setiap supermarket memiliki bagian buah dan sayuran segar.
Begitu juga berbagai biji-bijian, kacang-kacangan, serta ikan dan daging segar yang bervariasi. Tak cuma di swalayan, toko sayur, toko pertanian lokal, atau pasar makanan juga menyediakannya.
4. Makanan Bergizi Mahal
Mitos ini tidak berdasar, sebab makanan sehat dan bergizi bisa didapat dari pasar atau toko sayur terdekat dengan harga terjangkau.
Hanya saja, seseorang perlu mencari tahu lebih baik mengenai cara memasak makanan dan cara menyimpan makanan dengan baik.
5. Makanan Rendah Lemak Jadi Pilihan Terbaik
Mitos ini disebut Hanvey sebagai sebuah strategi pemasaran dari jenama produk tertentu. Dia mengingatkan, ketika sebuah produk 'dihilangkan' lemaknya, maka itu diganti dengan zat lain untuk mengimbangi kekurangan lemak.
Selain itu, sebenarnya beberapa jenis lemak baik untuk tubuh, seperti yang terkandung dalam kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan. Memang ada lemak jahat, seperti yang ada di daging merah dan es krim sehingga tak boleh berlebihan menyantapnya. (*)
mitos kesehatan
diet
lemak tubuh
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
