Karena Miskin, Yunariah, Pasien Sakit Jantung Terpaksa Tidur di Teras Masjid RS Harapan Kita
Isti Febri Wantika
Lampung Utara
Di Jakarta, istrinya sempat menjalani operasi kecil, namun sayangnya belum ada perubahan yang signifikan. Sehingga belum terlihat tanda-tanda kesembuhan.
Lantaran istrinya masih belum usai berjuang melawan sakit yang diderita, akhirnya mereka berdua tinggal di teras Masjid RS. Harapan Kita karena tidak ada lagi uang.
Kondisi semakin sulit, kata Tri Handoko, kedua anaknya yang ditinggal di kampung halaman, harus mandiri dengan kondisi tidak ditinggalkan biaya apapun selama satu bulan terakhir ini. Karena ia sendiri sebagai orang tua harus mendampingi istrinya selama berobat.
"Selama berobat di Jakarta ya anak-anak tinggal dirumah sendirian. Anak pertama Ahmad Tio duduk dibangku SMA, sedangkan adiknya Tia Asyifa masih SMP," ujarnya.
Kini, Tri Handoko berharap adanya uluran tangan dan do'a dari Pemerintah Daerah (Pemkab) Lampura maupun dermawan demi kesembuhan istrinya itu.
"Saya berharap ya adanya perhatian dari pihak pemerintah sehingga bisa membantu keluarga kecil kami. Ya namanya orang kecil mas," harapnya.
Mendengar terdapat kerabatnya yang membutuhkan uluran tangan, Imam Sholihin Kepala Dusun Desa Penagan Ratu, Kecamatan Abung Timur telah melaporkan perihal itu kepada Dinas Sosial dan Kementerian Sosial.
"Kenapa sampai kami yg mengusulkan ke Dinsos Lampung Utara dan Kemensos karena kami merasa tersentuh dan kasihan atas nasib mereka yang sedemikian rupa Pak. Walau mereka bukan warga saya, dari penyakit istrinya dan keadaan ekonomi usaha suaminya, itu membuat saya tergugah untuk membantu mengusulkan bantuan dari pemerintah," kata dia.
Terpisah, Camat Abung Selatan Dedi Irawan, mengaku telah menerima laporan dari kepala desa setempat dan telah dilakukan pengganalangan dana bersama warga sekitar dan juga mengajukan proposal ke salah satu anggota DPR RI.
"Sudah dapat laporan dari kades, beliau membuat penggalangan dana yang nantinya akan di transfer ke rekening yang bersangkutan, selain itu juga telah mengajukan proposal ke anggota DPR RI I Komang koheri," jawabnya via telepon selulernya, Minggu (26/03/2023).
Kemensos
Dinsos
Lampura
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
