BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Panas di Lampung
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan perbedaan kemarau saat ini dengan tiga tahun sebelumnya.
Kepala BMKG Lampung, Kukuh Ribudiyanto, mengatakan tahun ini adalah kemarau normal.
"Sementara, tiga tahun terakhir kemarau basah," ungkap Kukuh saat ditemui di ruangannya, Jumat (24/3/2023).
Imbas dari kemarau normal adalah udara cenderung terasa panas. Suhu meningkat menjadi antara 32-34 derajat celcius.
Kukuh menjelaskan cuaca kemarau ini akan sangat terasa khususnya pada bagian timur Provinsi Lampung.
"Timur itu kan daerah yang datar, jadi di sana lebih terasa," ujarnya.
Wilayah Timur sendiri meliputi Mesuji Lampung Timur, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Lampung Selatan. (*)
Kemarau di Lampung
BMKG Lampung
Kemarau
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
