'Soft Supporter' Tentukan Pemenang Pilgub Jabar
Anonymous
Bandung
Dua isu ini penting untuk melihat seberapa besar pengetahuan publik dan pengaruhnya terhadap elektabilitas pasangan calon.
Hasilnya? Sebanyak 73,4 persen publik di Jawa Barat tidak mengetahui dan tidak menyaksikan debat kandidat di televisi yang sudah disiarkan. Hanya 26,6 persen saja publik yang mengetahui dan menyaksikan.
Saat ditanya siapakah pasangan yang unggul dalam debat tersebut, sebesar 30,8 persen publik mengunggulkan RINDU, 25,6 persen Dua DM, sebesar 6 persen untuk pasangan ASYIK dan 3,4 persen untuk HASANAH.
Apakah dari mereka yang mengunggulkan pasangan tertentu dalam debat tersebut otomatis memilihnya? Survey LSI memang tidak memotretnya lebih detil.
Namun, jika dilihat dari urutan elektabilitas pasangan, mulai dari RINDU sampai HASANAH, sepertinya ada kaitan antara persepsi mengunggulkan dalam debat itu dengan pilihan. Misalnya, RINDU yang memimpin elektabilitas dipersepsi tertinggi oleh 30,8 persen yang mengunggulkan. Disusul Dua DM dengan 25,6 persen ASYIK dan HASANAH.
Sementara itu, khusus untuk isu #2019Ganti Presiden, sebanyak 53,6 persen publik di Jawa Barat mengetahui. Dan 46,4 persen mengaku tidak tahu.
Saat ditanya apakah setuju, cukup setuju, kurang setuju dan tidak setuju sama sekali terhadap isu tersebut, sebesar 34,1 persen mengaku setuju, 14,1 persen sangat setuju (jika digabung menjadi 48,2 persen setuju), 20,5 persen kurang setuju 9,1 persen tidak setuju sama sekali. 22,2 persen mengaku tidak tahu dan tidak jawab.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
