Pilpres Harus Damai, Begini Imbauan Prabowo ke Tim Kampanyenya

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

23 September 2018 22:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto, meminta agar para pendukungnya tak melanggar kampanye damai yang sudah dideklarasikan. Semua jajaran timnya harus taat pada aturan KPU.

"Kami tegaskan kepada jajaran kami tidak ada yang boleh berbuat salah, dan tidak boleh melanggar aturan," kata Prabowo seperti dilansir Antara di Gedung Smesco Jakarta pada Minggu (23/9/2018).

"Anda bisa melihat saat deklarasi kampanye damai tadi pagi, kami tidak membawa lebih dari 100 orang," tambah dia.

Dia mengatakan saat deklarasi kampanye damai, para pendukungnya mematuhi aturan yang dikeluarkan KPU agar tidak membawa bendera partai.

Karena itu, menurut dia saat ini yang terpenting adalah KPU memiliki tugas sangat berat karena harus menjaga kedaulatan rakyat agar tidak dirusak atau disakiti.

"Kedaulatan rakyat dalam pemilu jangan sampai disakiti ataupun dirusak, sangat berbahaya bagi negara. Sama seperti permainan sepak bola, wasit dan hakim garis harus benar-benar tegas serta tidak berpihak sehingga permainan berjalan lancar," ujarnya.

Sebelumnya, dalam Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019, semua pasangan capres-cawapres dan pimpinan partai politik berkomitmen mewujudkan pemilu yang damai.

Mereka juga menandatangani pakta integritas yang menegaskan komitmen mereka mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Mereka juga berkomitmen melaksanakan pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas dan pemilu tanpa hoaks, tanpa politisasi SARA, dan tanpa politik uang.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya