PAN Mau Debat Pakai Bahasa Inggris, PKB: Emangnya Seleksi Beasiswa?

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

14 September 2018 12:01 WIB
Elektoral | Rilis ID
Wasekjen PKB Daniel Johan. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Wasekjen PKB Daniel Johan. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menganggap aneh usulan dari koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menginginkan adanya format debat capres-cawapres menggunakan bahasa Inggris. 

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB, Daniel Johan, usulan itu sama sekali tidak sesuai untuk debat capres-cawapres. 

Menurut Daniel, format debat menggunakan bahasa Inggris yang diusulkan Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto itu lebih cocok untuk seleksi penerimaan beasiswa sekolah ke luar negeri. 

"Itu kan enggak relevan, memangnya mau beasiswa luar negeri?" celetuk Daniel saat dihubungi rilis.id, Jumat (14/9/2018). 

Dia menilai, masyarakat di Indonesia juga tidak semuanya memahami bahasa Inggris dengan baik. Terutama, masyarakat yang berada di kampung-kampung. 

Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat bawah justru nantinya malah tidak paham apa yang disampaikan oleh pasangan capres-cawapres tersebut. 

"Nanti masyarakat desa di kampung-kampung malah enggak nyaman dan enggak paham," tandasnya. 

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengusulkan adanya format bahasa Inggris dalam debat capres-cawapres 2019.

Menurut dia, debat menggunakan bahasa Inggris itu relevan dilakukan lantaran presiden dan wakil presiden nantinya akan bergaul dengan dunia internasional. 
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya