KPU Siapkan Surat Suara dan Template Pemilih Tunanetra
Anonymous
Bandarlampung
Terpisah, Ketua Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Cacat (PPUA PENCA) Provinsi Lampung, Sukron Rodisno mengatakan tahapan pemilu sudah berjalan namun akses sosalisasi dan infomasi kepada teman-teman sangat minim diakses."Hak politik terhadap disabilitas harus diakomodir. Seperti dilakukan pendataan, hak untuk dipilih dan hak memilih," jelasnya.
Selain itu penyelenggara pemilu harus memberikan akses informasi tentang track record mengenai track record peserta pemilu seperti calon anggota legislatif, partai politik dan presiden serta wakil presiden. "Yang terpenting ialah teman-teman disabilitas disetiap daerah memiliki akses agar bisa memilih," katanya.
Kemudian ia juga mengatakan dalam Pemilu 2018 mendatang akan mengahadapi 5 surat suara yang didesign khusus. Maka dari itu perlu disosialisasikan secara baik, ia menjelaskan selain dibutuhkan akses informasi, KPU juga harus mengajarkan bagaimana teknis pencoblosan di TPS.
"Kita butuh diajarkan untuk melakukan pencoblosan dan bagaimana tredment petugas di TPS untuk melayani kita menyampaikan hak politik. KPU harus memberikan pemahaman dan mengakomodir secara baik," jelasnya.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
