KPU Ingatkan Divisi Parmas Kabupaten/Kota Maksimalkan Medsos dalam Sosialisasi Kepemiluan
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mendorong KPU Kabupaten/kota untuk benar-benar memanfaatkan dan memaksimalkan media sosial untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024.
Hal ini diungkapkan Ketua KPU Lampung Erwan Bustami saat membuka bimbingan teknis peningkatan media sosial di Sheraton Hotel, Senin (4/12/2023).
Erwan mengatakan, berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 63 juta orang.
Kemudian dari angka tersebut, 95 persennya menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial.
"Sehingga penggunaan media sosial perlu dimaksimalkan untuk menyampaikan informasi kepemiluan," ujarnya.
Erwan menggungkapkan, kualitas SDM KPU kabupaten/kota perlu ditingkatkan, terutama tentang peningkatan media sosial. Karena sosialisasi KPU melalui media sosial bisa juga menangkal berita hoaks dalam kepemiluan.
"Untuk konten, kita sudah mendapatkan apresiasi dari KPU RI, tetapi yang harus dievaluasi adalah jumlah follower yang masih di angka 22 ribu, padahal jumlah pemilih 6,5 juta," kata dia.
Sementara itu, Komisioner KPU Lampung Bidang Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Antoniyus menambahkan, optimalisasi media sosial dilakukan juga untuk menjangkau pemilih milenial dan gen Z.
Di mana, pemilih milenial di Lampung yang berusia 25-39 tahun mencapai 32,02 persen atau 2.094.127 jiwa dan generasi Z berusia 17-24 tahun sebanyak 1.174.188 atau 17,96 persen.
"Jangan sampai media sosial tidak dimanfaatkan karena akan rugi, kita bisa menjangkau lebih banyak pemilih," lanjut dia. (*)
Media Sosial
KPU Lampung
Divisi Parmas
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
