Iklan Jokowi di Bioskop, Cak Imin: Itu Bukan Kampanye
Nailin In Saroh
Jakarta
"Saya kira program Kominfo bukan hanya sekarang ya. Sudah lama itu. Sudah 4 tahun terakhir selalu punya. Bukan hanya Kominfo, semua kementerian ada paket program PR untuk mmberikan penjelasan tentang program-program pemerintah, sehingga wajar-wajar saja, biasa saja," katanya.
Masalahnya tinggal kalo itu dianggap melanggar ya di Bawaslu enggak bisa tahu, tambah Cak Imin.
Ia pun menegaskan tidak khawatir apabila ada pihak-pihak yang mengadu pada Bawaslu soal iklan Jokowi di bioskop tersebut.
"Enggak masalah, itu boleh saja. Sejauh ini saya yakin tidak ada satupun pasal yang dilanggar dalam aturan UU Pemilu dan KPU. Masalah yang paling berat kominfo terlalu irit kenapa di bioskop gitu loh," pungkasnya.
Diketahui, iklan capaian kinerja pemerintahan Presiden Jokowi di bioskop sebelum film dimulai menjadi kontroversi.
Iklan ini pun menjadi perhatian sejumlah pihak, terutama oposisi yang minta agar iklan tersebut dicopot.
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon berkomentar di akun Twitter-nya terkait iklan tersebut.
Ia meminta agar iklan itu dicopot. Pembahasan iklan itu pun menjadi ramai di Twitter.
"Sebaiknya iklan ini dicopot dari bioskop," kata Fadli Zon di Jakarta.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
