Gerindra Sebut Erick Thohir Cawapres 'Stuntman' Jokowi

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

10 September 2018 19:40 WIB
Elektoral | Rilis ID
FOTO: Instagram
Rilis ID
FOTO: Instagram

RILISID, Jakarta — Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade mengatakan, bakal calon presiden, Joko Widodo mengeluarkan strategi baru, yakni menggunakan cawapres stuntman atau pemeran pengganti bernama Erick Thohir.

Pasalnya, Jokowi melihat ada fenomena pasangan Prabowo-Sandi mendapat respons bagus di masyarakat.

“Kubu sebelah keluarkan strategi baru yaitu mengeluarkan cawapres stuntman, lihat saja meme-meme yang dikeluarkan kubu sebelah. Seharusny adalah KH Maruf Amin-Sandiaga Uno, tapi meme yang dikeluarkan adalah Erick Thohir dengan Sandiaga Uno. Itu artinya mereka butuh cawapres stuntman untuk menghadapi Prabowo-Sandi yaitu Erick Thohir,” kata Andre di Jakarta, Senin (10/9/2018).

Selain menggunakan cawapres stuntman, kubu sebelah sambung Andre, adalah follower atau pengikut.

Ia mencontohkan, saat #2019GantiPresiden, kubu Jokowi membuat tagar #Jokowi2Periode atau #TetapJokowi. Lalu Prabowo disuruh memilih cawapres berdasarkan hasil Ijtima Ulama, namun Jokowi memilih KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres.

Lalu ketika Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres, Jokowi mencari Ketua TKN yang ke-Sandi-sandian dan kemudian Jokowi selalu mengatakan agar memperhatikan dan mengajak kaum milenial untuk memilihnya.

“Mereka dalam hatinya kaget karena mereka ini adalah follower," katanya

Andre mengatakan, saat ini mereka pilih meme, coba baca narasi yang dibangun Jokowi-Maruf yaitu Erick Thohir dengan Sandiaga Uno. Seharusnya apple to apple kan bang Sandi dengan KH Ma’ruf Amin dong. Ini tunjukkan bahwa selain mereka follower,mereka butuh cawapres stuntman. Idealnya Erick Tohir dengan Djoko Santoso. Tapi karena memang ingin cari suara milenial maka mereka pilih yang ke-Sandi-Sandian, maka pilih cawapres stuntman,” tambahnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya