Bawaslu Lamsel Ingatkan, Berita Hoaks Titik Rawan Pemilu
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Berita bohong atau biasa dikenal hoaks, sebagai titik rawan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) yang tidak dapat terhindarkan di era digitalisasi saat ini.
Hal ini diingatkan kembali Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Wazzaki, Selasa (3/1/2023).
Menurut Wazzaki, dampak utama dari hoaks yakni munculnya polarisasi di tengah masyarakat, sebagaimana yang terjadi pada Pemilu 2019 lalu.
Selain itu, apabila hoaks tidak dapat ditangani, maka dapat menurunkan pula kredibilitas dan integritas penyelenggaraan Pemilu.
"Akibatnya, pada kualitas Pemilu menjadi menurun dan merusak rasionalitas pemilih," kata Wazzaki.
Dampak lainnya, lanjut Wazzaki. Berita hoaks menimbulkan konflik sosial, ujaran kebencian dan propaganda, serta membesarnya disintegrasi nasional.
"Sekarang ini penyebaran berita hoaks sangat luar biasa sekali. Ini yang perlu diperhatikan betul bagi para pengawas pemilu diberbagai tingkatan," pungkas Bung Zakki. (*)
Bawaslu Lamsel
berita hoaks
titik rawan
pemilu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
