Alasan Demokrat Beri Dispensasi Papua dan Sulut Dukung Jokowi
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua DPP bidang Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menuturkan, partainya memberikan dispensasi kepada kader DPD di Provinsi yang mendukung pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.
Ia menyebut ada empat provinsi yang mendukung Jokowi. Dua provinsi yang paling signifikan memberi suara kepada Jokowi adalah Papua dan Sulawesi Utara.
"Kami sedang pikirkan (di Papua) memang karena di sana karena kader kader kami mayoritas waktu melakukan rakorda memang menginginkan berkoalisi dengan pak Jokowi. Tetapi secara umum dari 34 Provinsi yang melakukan rakorda itu kan ada 23 provinsi yg meminta berkoalisi dengan pak Prabowo," ujar Ferdinand di Jakarta, Minggu (9/9/2018).
Sementara, lanjutnya, ada 7 provinsi yang meminta berkoalisi dengan Jokowi tetapi tidak signifikan. Artinya perimbangan suaranya antara 51-49 persen.
"Hanya 4 provinsi yg memang signifikan, tinggi sekali 70 kontra 30, 65 kontra 35 persen yang memang menghendaki mendukung Pak Jokowi," sambungnya.
Demokrat, kata dia, juga memaklumi sikap Ketua DPD Papua Lukas Enembe yang membelot mendukung Jokowi. Menurutnya, Lukas hanya menghargai sikap para kader Demokrat di Papua.
"Kalau memang Papua, itu luar biasa ya, di sana itu 92 melawan 8 persen, jadi kami memaklumi apa yang disampaikan Pak Lukas Enembe. Tetapi memang penyampaiannya yang mungkin terlalu bersemangat, itu pun kami sudah koordinasi supaya memilih kalimat kalimat yang tidak seolah bertentangan dengan DPP," jelasnya.
Ferdinand mengungkapkan, alasan Demokrat mempertimbangkan dan memberikan dispensasi empat provinsi itu untuk menjaga suara di Pileg 2019. Namun, kata dia, Demokrat juga memperjuangkan amanat partai memenangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
"Mengingat kader kader kami di sana juga tidak boleh jadi kesulitan mencari pemilih bagi dirinya, caleg caleg kita. Jadi nanti kami akan cari formula khusus lah supaya partai Demokrat juga hidup, kami juga bisa memenangkan Pak Prabowo nanti," tukasnya.
Sementara, Sulawesi Utara memang juga mayoritas pendukung Jokowi. "Nah ini nanti akan kami pertimbangkan dispensasi dispensasi khusus khusus, tentu kami akan mengajak DPD kami dulu bicara," terang Ferdinand.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
