Viral! Oknum Guru Marah dan Nyaris Cekik Siswa, Ini Penjelasan Disdikbud Pesawaran
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Viral di media sosial (Medsos) seorang oknum guru perempuan di Kabupaten Pesawaran meluapkan emosi dan hampir mencekik salah satu murid Sekolah Dasar (SD) saat upacara.
Terlihat dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, seorang guru perempuan menggunakan pakaian dinas terlihat marah-marah dan melontarkan nada ancaman kepada rekan guru untuk membubarkan upacara dan nyaris mencekik salah satu siswa.
Setelah rekan guru berupaya mencegah tindakan dari oknum guru tersebut, terjadi kepanikan dari para siswa yang berada di lokasi.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama melalui Plt. Sekretaris Pradana Utama menjelaskan, kejadian yang viral tersebut terjadi pada tanggal 28 Juli 2025 di UPTD SDN 9 Kedondong.
"Kita sudah lakukan pembinaan, dan ada perubahan dari guru tersebut," ujar Pradana Utama melalui sambungan telepon, Minggu (24/8/2025).
Tama menambahkan, oknum guru Harmini mengajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).
Harmini membuat ulah bukan kali pertama, ia sempat mengajar mengenakan seragam dinas, dan merokok di ruang kelas, bahkan ke kantor menggunakan celana pendek.
"Saat kejadian, kami langsung melapor ke Inspektorat, dan memberikan sanksi tegas pada tanggal 1 Agustus 2025 dan yang bersangkutan telah dinon-aktifkan sebagai guru," imbuhnya.
Menurutnya, perilaku yang dilakukan oleh Harmini tidak mencerminkan seorang guru sebagai tenaga pendidik.
"Kami masih menunggu LHP dari Inspektorat, karena dugaan ada gangguan psikologis dari oknum guru tersebut, dan kepala sekolah juga sudah melaporkan tindakannya ke Polsek setempat karena menunjuk-nunjuk siswa," terangnya.
Pesawaran
viral guru cekik siswa
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran
Anca Martha Utama
Pradana Utama
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
