Awas! Kawanan Gajah Ngamuk di Permukiman Warga BNS
Anton Suryadi
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Suasana mencekam menyelimuti warga yang tinggal di sekitar hutan Pemangku Talang Sembilan, Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat (Lambar) setelah diamuk gajah liar, Minggu (7/9/2025) malam.
Kejadian tersebut tak berselang lama dari penyerangan harimau kepada seorang petani di Kecamatan Sekincau.
Kawanan gajah yang diduga berasal dari kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), secara tiba-tiba masuk ke permukiman dengan merusak rumah, kebun, bahkan harta benda warga.
Suasana malam yang sebelumnya tenang, seketika berubah mencekam dan membuat warga panik berlarian menyelamatkan diri.
Camat Bandar Negeri Suoh Mat Rizal, membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan informasi awal datang dari Peratin setempat.
“Ada lima rumah warga yang dirusak kawanan gajah. Tiga rumah rusak total, sementara dua lainnya rusak ringan,” jelas Mat Rizal, Senin (8/9/2025).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material yang dialami warga sangat besar.
Sebuah video yang di kirimkan warga memperlihatkan seekor gajah dengan mudah merobohkan dinding rumah papan warga.
Kayu-kayu beterbangan, perabot rumah hancur, sementara warga hanya bisa menjerit ketakutan.
Indra, seorang warga yang ikut mengusir kawanan gajah, menyebut jumlah satwa tersebut cukup banyak.
Lambar
Suoh
Konflik Satwa dengan Manusia
Gajah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
