Awas! Kawanan Gajah Ngamuk di Permukiman Warga BNS
Anton Suryadi
Lampung Barat
“Kalau siang sempat terlihat 18 sampai 22 ekor. Kalau malam, yang terlihat hanya 18 karena mereka menyebar,” kata Indra.
Ia bersama warga lain berusaha mengusir gajah dengan obor, suara keras, hingga petasan seadanya.
Namun upaya itu tidak mudah. Kawanan gajah terus merangsek masuk ke rumah-rumah dan kebun warga.
Seorang warga yang rumahnya hancur total mengaku syok setelah melihat dinding rumah jebol, dan berantakan semua.
"Tidak ada yang tersisa, untung aja motor supra X saya ga ikut di hancurin,” ucapnya
Menurutnya, kawanan gajah datang secara mendadak dalam jumlah besar.
“Tubuhnya bahkan hampir sama tingginya dari rumah kami,” tambahnya.
Tidak hanya rumah, kebun kopi dan pisang yang menjadi sumber penghidupan warga juga ikut porak-poranda.
“Banyak batang kopi patah, kebun pisang habis diinjak. Kerugian besar sekali,” kata seorang warga lain.
Hingga Senin pagi, bekas jejak kawanan gajah masih terlihat jelas. Kotoran gajah berserakan di sekitar rumah warga.
Lambar
Suoh
Konflik Satwa dengan Manusia
Gajah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
