Belasan Anak Sekolah di Lampura Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, SPPG Belum Bisa Komentar

M. Riski Andresa

M. Riski Andresa

Lampung Utara

29 Agustus 2025 20:26 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Salah satu siswa mendapat perawatan usai menyantap MBG di Lampura. Foto istimewa
Rilis ID
Salah satu siswa mendapat perawatan usai menyantap MBG di Lampura. Foto istimewa

RILISID, Lampung Utara — Belasan siswa SDN Negara Agung dan SMPN 1 Sungkai Jaya, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengalami mual, muntah, dan pusing dan dilarikan ke Puskesmas terdekat, Jumat (29/8/2025). 

Kejadian tersebut terjadi setelah para siswa selesai menyantap makanan yang disediakan dalam program makan bergizi gratis (MBG).

Devi siswi kelas 6 SDN Negara Agung mengatakan, gejala tersebut muncul tak lama setelah ia dan teman-temannya mengonsumsi makanan yang dibagikan di sekolahnya.

"Setelah makan MBG, perut saya mual, kepala pusing, kemudian muntah-muntah," ujarnya saat menjalani perawatan di Puskesmas Cempaka Sungkai Jaya.

Menu yang disajikan saat itu menurut Agung terdiri dari mie kuning, sayur sawi, ayam, perkedel jagung, dan buah-buahan.

Keluhan serupa juga disampaikan siswa lain, Hapiz yang juga harus mendapatkan perawatan medis akibat gejala yang sama.

Kepala Puskesmas Cempaka Sungkai Jaya Ria Abkonita mengatakan, total ada sekitar 15 siswa yang mengalami gejala seperti mual, pusing dan muntah sehabis makan dari MBG.

 "Ada 3 siswa yang harus dirawat, sementara sisanya menjalani rawat jalan," jelasnya.

Menanggapi kejadian ini, pihak Puskesmas telah mengambil sampel muntahan siswa dan sisa makanan untuk diserahkan ke Dinas Kesehatan.

"Sampel-sampel tersebut akan diuji di laboratorium guna mengetahui secara pasti penyebab keracunan, apakah berasal dari makanan tersebut atau faktor lain" imbujnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

MBG

keracunan

anak sekolah

Lampura

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya