Upacara Pedang Pora Sambut AKBP Ade Hermanto sebagai Kapolres Mesuji
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Setelah beberapa kali tertunda, akhirnya pergantian Kapolres Mesuji digelar di Mapolres setempat, di Jalintim Km 190, Kecamatan Simpangpematang, Rabu (02/08/2023).
Polres Mesuji harus siap menghadapi tugas yang sudah didepan mata yakni pengamanan pesta demokrasi Pemilu 2024 dan yang tingkat lokal kabupaten adalah pemilihan kepala desa.
Hal itu disampaikan Kapolres Mesuji yang baru AKBP. Ade Hermanto, SH, S.IK, CPHR, dalam sambutannya pada pisah sambut Kapolres di Mapolres setempat di Jalintim Km192, Kecamatan Simpangpematang, Rabu (02/08/2023).
“Tugas yang menanti kita adalah pengamanan jelang pelaksanaan Pemilu, yang saat ini sudah didepan mata, ditambah pesta demokrasi lokas tingkat Kabupaten Mesuji yaitu pemilihan kepala desa yang juga segera dimulai,” kata Alumni Akpol 2002 itu.
Selain itu, perwira yang sebelumnya dari Polda Lampung itu mengatakan pihaknya berharap dukungan dari semua pihak dalam melaksanakan tugas selama di Kabupaten Mesuji.
Kedatangan Kapolres Mesuji AKBP. Ade Hermanto menggantikan AKBP. Yuli Haryudho, ke Mapolres setempat disambut dengan upacara Pedang Pora yang dipimpin oleh Wakapolres, Kompol. Juli Sundara.
Upacara penyambutan Pedang Pora tersebut sebagai simbol solidaritas dan persaudaraan antar prajurit di Kepolisian dan menandai penerimaan sang prajurit dalam keluarga besar kesatriaan Polres Mesuji.
Sedangkan, AKBP. Yuli Haryudho, dalam kesempatan yang sama mengaku memiliki banyak kenangan selama bertugas 19 bulan di Kabupaten Mesuji.
“Sangat banyak kenangan saya selama tugas disini. Terimakasih atas dukungan semua pihak selama ini,” kata Yudho yang bertugas sebagai Kasubbagdalgar Ro Renmin Ba Intelkam Mabes Polri.
Sebelumnya pada Selasa (01/08/2023), Pemkab Mesuji menggelar malam ramah tamah dengan Kapolres Mesuji baik yang baru maupun yang pindah di Rumah Dinas Pj.Bupati setempat di Desa Brabasan.
pisahsambut
kapolres
mesuji
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
