Tiga Warga Yosomulyo Dikeroyok, Satu Orang Cidera Saraf Kepala

Achmad Eka Saputra

Achmad Eka Saputra

Metro

22 September 2022 16:34 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kondisi salah satu korban pengeroyokan, saat ini dirawat di RSUAY Metro, Foto : Rilis.Id Lampung / Achmad Eka Saputra.
Rilis ID
Kondisi salah satu korban pengeroyokan, saat ini dirawat di RSUAY Metro, Foto : Rilis.Id Lampung / Achmad Eka Saputra.

RILISID, Metro — Berniat memberhentikan keributan, tiga warga Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat menjadi korban pengeroyokan. 

Ketiga korban pengeroyokan tersebut merupakan Warga RT/RW 001/001, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. Mereka adalah : Ridwan (52) beserta anaknya Angga Irawan (29) dan Aldi Nopriansyah (20).

Dua dari tiga korban pengeroyokan kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Ahmad Yani (RSUAY) Kota Metro. Ridwan mengalami luka lebam kini berada di UGD RSUAY, sedangkan anaknya Angga diduga mengalami cidera di bagian kepala dan kini telah dirawat di Ruang Saraf RSUAY. Sementara Aldi mengalami memar dipelipis. Ditemui ditempat perawatan, kondisi Angga cukup memprihatinkan dan belum dapat dimintai keterangan.

Menurut kesaksian Ketua RT 01, Rw 01, Kelurahan Yosomulyo, Ahmad Kaelani (59) saat dikonfirmasi, Rabu (21/09/2022) mengatakan dirinya bersama Pak Ridwan mendatangi rumah salah seorang warga di lingkungannya dengan maksud memperingatkan untuk tidak terlalu gaduh.

"Saya gak tau bakal seperti itu, lalu saya berusaha memanggil Adam yang menjaga di rumah itu. Lalu saat Adam keluar karena dianggap tidak mengindahkan peringatan dari saya pak ustad lalu terpancing emosi dan mengangkat kerah baju si Adam," ungkapnya.

Lalu, tidak lama anaknya Ustad Ridwan juga datang melihat kondisi yang memanas, anaknya tersebut pun terpancing emosi. 

"Lalu anaknya si Angga juga emosi, dan mengacak-acak meja mereka. Saya juga sudah menegur mereka, stop saya ini RT sini loh tetapi mereka tidak terima, dan saya pun hampir terkena amarah mereka juga," sambung dia.

Menurutnya, kejadian itu Selasa malam (20/09/2022) diperkirakan pukul 21.30 WIB. Saat ditanya mengenai ciri-ciri fisik para pelaku pengeroyokan tersebut, ia mengaku tidak begitu mengingatnya, ia hanya mengingat mereka mengenakan kaos.

"Awalnya ada empat orang yang melakukan pengeroyokan, lalu teman-teman yang lainnya tak lama ikut mengeroyok juga," ungkapnya.

Korban pengeroyokan, Ridwan (52) mengaku ia menyambangi rumah salah seorang warga itu untuk memberhentikan aktivitas (Karaokean) yang dianggap cukup menganggu. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Tiga warga dikeroyok

ingin memberhentikan keributan

Polres Metro

Metro.

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya