Sakit Jantung tapi Lolos Tes Polisi? Ini Penjelasan Dokter Mabes Polri

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

29 Agustus 2023 00:01 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Konferensi pers Polda Lampung soal kematian siswa SPN Kemilin. Foto: Pandu
Rilis ID
Konferensi pers Polda Lampung soal kematian siswa SPN Kemilin. Foto: Pandu

RILISID, Bandarlampung — Inilah penyebab mendiang siswa SPN Kemiling, Advent Pratama Telambanua, lolos pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) meski memiliki sakit jantung. 

Dokter spesialis jantung Pusdokkes Mabes Polri, Kompol M Haris, menjelaskan kondisi itu disebut aritmia maligna (AM). 

Dalam konferensi pers di Mapolda Lampung, Senin (28/8/2023), Haris menerangkan kondisi ini menyebabkan detak jantung tidak teratur. 

"Dimana proses serangan jantung yang terjadi sangat cepat dalam hitungan menit bahkan detik," paparnya.

Kondisi AM ini tidak terdeteksi pada saat tes kesehatan karena memang sifatnya silent. 

"Jadi saat screening awal tidak ditemukan dan bisa muncul karena stres berlebihan atau kondisi permasalahan di jantung," lanjut dia.

Selain itu, Advent Pratama telah melakukan aktivitas fisik dengan persiapan sejak lama. Sehingga, muncul kondisi Athlete Heart/AH (jantung atlet).

AH ini menyebabkan AM menjadi sulit ditemukan tanpa pemicu sebagaimana disebutkan. 

Sebelumnya, pihak keluarga mempertanyakan mengapa Advent Pratama diterima meski memiliki masalah jantung (baca: Kecewa, Keluarga Mendiang Siswa SPN Pertimbangkan Lapor Jokowi dan Mabes). (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

SPN Kemiling

Polda Lampung

siswa SPN meninggal

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya