Plh Kepala LPKA Lampung Ungkap Kejanggalan dalam Kematian Napi Anak

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

15 Juli 2022 01:03 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Ilustrasi: Rilisid Lampung/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
Ilustrasi: Rilisid Lampung/ Kalbi Rikardo

Ia sempat marah dengan pegawainya lantaran melihat kondisi korban sudah kritis. 

"Saya bilang ke pegawai di poliklinik, 'Kenapa kalian bilang kondisi seperti ini masih bisa ditangani?'," tegurnya. 

Saat itu, pegawai LPKA menyatakan sebelumnya kondisi korban tidak terlalu mengkhawatirkan. Karenanya, mereka menyatakan masih bisa ditangani. 

Ia juga kaget lantaran mendapat laporan bahwa ada keluarga korban yang datang dengan tujuan ikut mendampingi ke RS Umum Ahmad Yani (RSUAY), Metro. 

"Tanpa sepengetahuan saya, mereka ternyata telah menghubungi pihak keluarga napi," paparnya. 

Ia mengaku sempat diprotes keluarga korban lantaran tidak segera dibawa ke RS meski kondisinya kritis. 

"Lalu, saya menjelaskan bahwa mendapat laporan kondisi pasien sebelumnya tidak kritis. Saya juga tunjukan foto korban saat itu," bebernya.

Kemudian sehari dirawat di RSUAY, korban akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Selasa (16/7/2022) --baca juga: Napi Anak Tewas di LPKA, Polisi Kumpulkan 9 Foto Korban dengan Tubuh Memar

"Saya juga merasa ada yang janggal dalam kasus ini. Karenanya, saya mempersilakan keluarga korban atau pihak media untuk berdiskusi. Saya siap 24 jam," pungkasnya. (*) 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

LPKA

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya