Pesan Korban Gantung Diri: Aku Titip Adik-adikmu ya
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Seorang buruh Le (50) warga Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Sabtu (26/8/2023).
Peristiwa tersebut, sontak membuat keluarga dan warga sekitar kaget atas apa yang dilakukan korban.
Kapolsek Jatiagung Iptu Mustholih mewakili Kapolres Lamsel AKBP Yusriandi Yusrin membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi dan mendatangkan tim medis untuk memastikan apakah benar bunuh diri atau akibat lainnya.
Menurut Kapolsek, dari keterangan saksi, sekira pukul 17.00 WIB korban berada di warungnya (Depan PT Labinta) berpamitan dengan anaknya pulang ke rumah untuk menghidupkan lampu.
Kemudian sekitar pukul 17.29 WIB, korban datang ke rumah ponakannya dan mengeluh sakit diare sejak sehari dan sudah 17 kali BAB. Korban lalu meminjam uang sebesar Rp500 ribu dan tidak diketahui untuk apa.
Sekira pukul 17.52 WIB, korban menelpon ponakannya dan mengatakan "Aku titip adik-adikmu ya". Kemudian sekira pukul 18.30 Wib, anak dan istri korban pulang mendapati korban sudah gantung diri di kamar mandi.
"Hasil pemeriksaan tim medis, sesuai dengan ciri-ciri korban bunuh diri yakni lidah menjulur, mata terbuka terkena, alat kelamin mengeluarkan sperma dan pada bagian anus tidak mengeluarkan veses," ujar Kapolsek, Minggu (27/8/2023).
Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan tetangganya, 20 tahun lalu korban pernah melakukan upaya gantung diri, namun digagalkan oleh warga.
"Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat penolakan dilakukan autopsi dan korban dimakamkan di tempat pemakaman umum," pungkas Iptu Mustholih. (*)
Gantung diri
ada pesan
polsek jatiagung
Lampung Selatan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
