Konvoi Bawa Senjata dan Bom Molotov, 42 Remaja Diamankan Polisi
Pandu Satria
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Polisi mengamankan 42 remaja yang berkonvoi di jalanan Pringsewu sambil membawa berbagai senjata tajam (sajam) dan bom molotov, Kamis (23/8/2023).
Mereka kemudian diangkut ke Mapolres Pringsewu untuk pembinaan dengan melibatkan pihak sekolah dan orang tua.
Diketahui, video puluhan remaja itu viral dan dibuat di jalan raya areal persawahan Pekon Bulukarto, Gadingrejo, Pringsewu.
Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya menjelaskan, mayoritas berstatus pelajar, yang berasal dari sejumlah SMK di kabupaten ini.
Dari tangan mereka diamankan berbagai sajam yang terdiri dari parang, celurit, pedang, kelewang, hingga bom molotov.
Setelah diberi pembinaan, meminta maaf, dan menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, mereka dijemput pihak sekolah dan orang tua.
Benny menjelaskan, alasan polisi tidak memproses kawanan pelajar tersebut dengan hukum pidana karena mempertimbangkan usia mereka yang masih di bawah umur.
“Selain itu, kejadian tersebut tidak mengakibatkan adanya korban,” katanya.
Berdasarkan pemeriksaan, para pelajar mengaku hendak tawuran dengan siswa lain di sekitar Tugu Pringsewu.
“Tawuran dengan pelajar lain itu telah direncanakan, namun tidak jadi. Sebab gerombolan siswa yang menjadi lawan tidak datang," bebernya. (*)
Tawuran pringsewu
geng motor
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
