KBM Ponpes Al-Falah Normal Pasca-perkelahian Santri hingga Tewas
Riki Saputra
Pesisir Barat
RILISID, Pesisir Barat — Pasca-tewasnya salah satu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah, Kelurahan Pasar Kota, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat (Pesibar), tidak memengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tempat tersebut.
Dari pantauan Rilis.id Lampung ke Ponpes Al-Falah, Sabtu (17/9/2022), KBM tetap berjalan seperti biasanya.
Pengasuh ponpes, Nurhadi, mengatakan pihaknya telah mengevaluasi seluruh santri pasca-peristiwa perkelahian di pondoknya.
"Selain memberikan pemahaman dan imbauan, kita juga memperketat pengawasan terhadap santri," kata Nurhadi.
Ke depan tambah Nurhadi, pihak ponpes akan lebih selektif dalam penerimaan santri baru. Bahkan setiap hari pasca-kejadian, selalu dilakukan pengecekan keliling terhadap santri.
"Kami semua berharap tidak ada kejadian seperti itu lagi," harapnya.
Seperti diberitakan, merasa sakit hati dan tidak terima dipukul seniornya saat terlambat mengikuti pengajian, RZ (15) santri Ponpes Al-Falah, tega menghabisi nyawa seniornya DO (17), Kamis (15/9/2022) sekira pukul 00.20 WIB.
Peristiwa tersebut cukup membuat geger masyarakat di sekitar Kelurahan Pasar Krui.
RZ sebelum kejadian, meminta kepada teman-temannya memanggil korban untuk diajak berkelahi.
Sebelum menemui korban, RZ telah menyelipkan sebilah pisau dapur warna kuning yang diambil dari dapur pondok dan diselipkan pada pinggang kiri.
Kegiatan Belajar Mengajar
KBM
Berjalan Normal
Paska perkelahian Antara Santri
1 orang tewas
Pondok Pesantren AL Falah
Pesisir Tengah
Pesisir Barat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
