Dua Ruko Milik Mantan Wabup Mesuji Terbakar, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Juan Santoso Situmeang

Juan Santoso Situmeang

Mesuji

10 Agustus 2023 19:39 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Dua ruko habisa terbakar diduga hubungan arus pendek listrik, kerugian capai ratusan juta rupiah di depan pasar Simpangpematang, Kamis (10/08/2023). Foto : Juan Santoso Situmeang
Rilis ID
Dua ruko habisa terbakar diduga hubungan arus pendek listrik, kerugian capai ratusan juta rupiah di depan pasar Simpangpematang, Kamis (10/08/2023). Foto : Juan Santoso Situmeang

RILISID, Mesuji — Dalam sekejap, dua ruko milik mantan Wakil Bupati Mesuji, Haryati Candralela, habis dilalap si jago merah di depan Kompleks Pasar Simpangpematang, Kamis (10/08/2023), Pukul 16.45 WIB. Akibat kebakaran hebat itu, kerugian mencapai ratusan juta. Sampai Pukul 19.30 aparat kepolisian dan puluhan warga masih berada di lokasi kebakaran. 

Dua bangunan ruko yang terbakar adalah toko elektronik dan ruko kantor pelayanan paket J&T Ekspres milik mantan Wakil Bupati Mesuji pergantian antar waktu periode 2017-2022.

Kebakaran tersebut langsung menyita perhatian ratusan warga yang langsung berkumpul di lokasi. Tanpa komando, warga yang menyaksikan kebakaran tersebut langsung mencari air untuk memadamkan api yang langsung berkorbar.

Agus, salah satu pegawai minimarket “Alfamart” yang juga berdampingan dengan ruko yang terbakar, mengatakan kepulan asap hitam terlihat pukul 16.45 WIB. Saat ia sedang menurunkan galon air mineral yang baru datang.

“Saya lagi turunkan galon dari mobil, ada asap dari samping dari toko elektronik, tiba-tiba langsung ada api yang membesar, saya panik,” ujarnya.

Lalu, ia dan bebarapa rekan langsung membereskan barang-barang ke luar minimarket. Karena jaraknya hanya 4 meter dari ruko sumber kebakaran. Bahkan dalam beberapa menit, kata dia, api sempat melalap bagian outdoor AC di tembok Alfamaret.

Dari saksi lain yang juga ikut memadamkan api, Nalu, mengatakan, api hampir tidak bisa dikendalikan karena banyak yang hanya melihat kebakaran tersebut.

“Saya langsung datang, langsung teriak buka galon air mineral untuk padamkan api, baru orang-orang ikut padamkan api pakai galon alfamaret, karena tidak ada air sama sekali dilokasi,” terangnya.

Karena aksi spontan warga itu, 130 galon air mineral minimarket habis untuk memadamkan api. Akhirnya api padam dan gedung minimarket dapat diselamatkan. Namun, menurut Agus, karyawan minimarket tersebut, saat dikoordinasikan ke perusahaan, perusahaan tidak mau tahu alias tidak mau rugi.

“Jadi kami yang harus tanggungjawab untuk membayar 130 galon air mineral ini. Meski itu dilakukan untuk menyelamatkan gedung Alfamaret ini,” ujarnya lirih.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: lampung@rilis.id
Tag :

kebakaran

elektronik

toko

pasar

simpangpematang

mesuji

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya