3 Jam Diguyur Hujan, 9 Kecamatan di Bandar Lampung Terendam Banjir

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

9 Januari 2026 16:26 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Banjir menutupi area jalan di Kecamatan Kedamaian. Satu mobil truk box dan sejumlah sepeda motor mogok terendam banjir. Foto: Tampan Fernando/Rilis.id
Rilis ID
Banjir menutupi area jalan di Kecamatan Kedamaian. Satu mobil truk box dan sejumlah sepeda motor mogok terendam banjir. Foto: Tampan Fernando/Rilis.id

RILISID, Bandar Lampung — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama sekitar tiga jam pada Kamis (8/1/2026) sore hingga malam mengakibatkan banjir di sembilan kecamatan. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kedaton, Way Halim, Labuhan Ratu, Tanjungkarang Barat, Tanjungkarang Timur, Sukarame, Sukabumi, Kedamaian, dan Bumi Waras.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat puluhan kepala keluarga terdampak banjir, dengan total 127 jiwa terdampak di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung.

Kecamatan Way Halim dan Kedaton dilaporkan menjadi daerah dengan titik genangan terbanyak. Air masuk ke rumah-rumah warga, menggenangi ruas jalan, serta merendam sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan kafe, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, menjelaskan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi dalam durasi singkat. Kondisi tersebut menyebabkan sungai dan sistem drainase meluap karena tidak mampu menampung debit air yang meningkat.

“Akibatnya terjadi genangan hingga banjir di sejumlah wilayah. Dampak utama berupa air masuk ke rumah warga, jalan tergenang, serta terganggunya aktivitas masyarakat dan pengendara,” ujar Wahyu.

BPBD Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, khususnya bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir. “Jika hujan berintensitas tinggi kembali terjadi, kami minta masyarakat segera melapor dan mengutamakan keselamatan,” imbuhnya.

Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah berada di Kecamatan Sukabumi. Warga setempat, Dedi Nofianto, mengatakan banjir mulai terjadi sekitar pukul 17.00 WIB setelah air menggenang di Jalan Pangeran Tirtayasa, sebelum akhirnya meluap ke permukiman.

“Awalnya air hanya menggenang di jalan, tetapi karena hujan semakin deras, air masuk ke rumah-rumah warga. Di RT 12 Kelurahan Sukabumi saja ada puluhan rumah yang terendam,” ujar Dedi.

Menurutnya, banjir kerap terjadi setiap hujan deras akibat buruknya sistem drainase. Saluran air yang sempit dan tersumbat menyebabkan aliran air dari Jalan Pangeran Tirtayasa dan Jalan Legundi mengalir ke gang-gang permukiman warga. “Drainase di belakang rumah kecil dan tidak lancar, sementara drainase di jalan utama banyak tersumbat sampah,” ungkapnya.

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi sejumlah jalan protokol di Kota Bandar Lampung. Genangan air terlihat di Jalan Pangeran Antasari, Jalan Raden Inten, Jalan ZA Pagar Alam, hingga Jalan Terusan Ryacudu. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memicu kemacetan panjang.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

banjir Lampung

Banjir Bandar Lampung

BPBD Lampung

bencana alam

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya