Wabup Anton Sepakati Rencana Pembangunan KDMP Desa Trimulyo Direlokasi ke Lahan Pasar Milik Pemda

Paggy Fajar Dian Pratama

Paggy Fajar Dian Pratama

Pesawaran

15 Januari 2026 19:47 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali saat meninjau lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Foto: Humas
Rilis ID
Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali saat meninjau lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Foto: Humas

RILISID, Pesawaran — Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, akhirnya menemukan titik temu. Setelah melalui peninjauan langsung dan dialog bersama masyarakat.

Wakil Bupati (Wabup) Pesawaran Antonius Muhammad Ali (Anton) menyepakati relokasi pembangunan KDMP ke lahan milik Pemerintah Daerah yang berada di kawasan Pasar milik  Pemerintah Daerah (Pemda).

Sebelumnya, lokasi KDMP tersebut direncanakan akan dibangun di area lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Trimulyo.

Namun rencana tersebut memunculkan keberatan dari sejumlah tokoh masyarakat dan komite sekolah, karena pembangunan KDMP tersebut didirikan lapangan kawasan pendidikan yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat Desa Trimulyo dan sekitarnya.

Peninjauan lokasi yang dilakukan pada Kamis (15/1/2026) turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama, Kepala Dinas Kominfotiksan Jayadi Yasa, Camat Tegineneng Aep Alamsyah, Sekretaris Desa Trimulyo, Komite Sekolah SDN 10 Trimulyo, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam dialog bersama tersebut, disampaikan bahwa pada prinsipnya masyarakat mendukung penuh program KDMP sebagai program pemerintah yang bertujuan mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi desa.

Mereka berharap pembangunan tidak dilakukan di lapangan kawasan pendidikan yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat dan masih sangat dibutuhkan untuk pengembangan layanan dasar pendidikan.

Salah seorang tokoh masyarakat, Damirah, mengungkapkan, sejak awal lahan tersebut diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan dan fasilitas kesehatan, termasuk rencana pengembangan sekolah dan puskesmas.

Ia menilai, pembangunan gedung KDMP di lokasi tersebut berpotensi menghambat pengembangan sekolah di masa mendatang.

“Dengan kondisi sarana dan prasarana yang masih terbatas, sekolah saat ini memiliki 21 rombongan belajar, sementara ruang kelas yang tersedia hanya 14. Akibatnya, pembelajaran masih harus dilakukan dengan sistem dua sif, pagi dan siang,” jelasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Koperasi Desa Merah Putih

Pesawaran

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya