Seminggu Krisis Air, Warga di Kecamatan Balik Bukit Keluhkan Layanan PDAM Limau Kunci
Arya Besari
Lampung Barat
Ia menjelaskan, medan yang sulit dijangkau membuat proses perbaikan memakan waktu lebih lama.
“Kerusakan pipa berada di lokasi yang cukup sulit dijangkau sehingga perbaikan membutuhkan waktu dan kehati-hatian. Saat ini pekerjaan sudah memasuki tahap uji coba pengaliran,” kata Indra melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya, pengaliran dilakukan dalam tiga tahap untuk memastikan sambungan pipa tidak mengalami kebocoran ulang sebelum aliran dibuka penuh.
“Jika uji coba berjalan lancar tanpa kebocoran baru, kami perkirakan pasokan air akan normal kembali pada Kamis mendatang,” jelasnya.
Indra menegaskan, perbaikan dilakukan bertahap guna memastikan sistem aman.
“Kami ingin memastikan jaringan benar-benar stabil agar kerusakan serupa tidak terjadi lagi,” imbuhnya.
Sebelumnya, PDAM Limau Kunci telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 44/602/X/2025 tertanggal 21 Oktober 2025 yang menyebutkan penghentian sementara distribusi air hingga 27 Oktober 2025 selama proses perbaikan berlangsung.
Adapun wilayah terdampak meliputi Seranggas, Pasar Liwa, Perumahan Atas, Way Mengaku, Komplek Pemda, serta kawasan Raden Intan atau Barak.
Melalui surat tersebut, PDAM Limau Kunci juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan akibat gangguan layanan.
“Kami mohon pengertian seluruh pelanggan dan berharap proses perbaikan dapat segera rampung agar aliran air kembali normal,” pungkas Indra. (*)
Krisis air
PDAM
Jaringan rusak
Warga Balik Bukit
Lampung Barat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
