Presiden Prabowo Akan Datang ke Lampung, BEM Unila Undang Dialog Terbuka dengan Mahasiswa
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Mahasiswa ingin bicara bukan sebagai objek pembangunan, tapi sebagai subjek yang punya data, gagasan, dan kepedulian pada masa depan bangsa.”
Ammar menegaskan, kunjungan Presiden akan kehilangan makna bila hanya berhenti pada acara protokoler.
Namun jika Presiden berani hadir di kampus, mendengar aspirasi mahasiswa tanpa penyaringan, itulah wujud keberanian moral seorang pemimpin.
BEM Unila menyatakan siap menyajikan data dan hasil riset lapangan terkait ketimpangan sosial, kemiskinan, serta problem tata kelola pemerintahan daerah.
Undangan ini, katanya, bukan ajakan konfrontatif, melainkan bentuk cinta dan tanggung jawab moral mahasiswa terhadap bangsa.
“Kritik kami bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk membangkitkan kesadaran publik akan pentingnya pembangunan yang berkeadilan.”
BEM Unila berjanji menyediakan forum terbuka yang kondusif dan berbasis data.
“Kami tidak ingin hanya berteriak di jalan. Kami ingin berdiskusi di ruang intelektual yang setara, tempat Presiden bisa menjawab langsung pertanyaan mahasiswa,” tegas Ammar.
“Kejujuran politik dimulai dari keberanian mendengarkan suara rakyat yang paling jujur: suara mahasiswa.”
Ia menutup pernyataannya dengan pesan tajam:
Prabowo Subianto
BEM Unila
kunjungan Prabowo
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
