Monyet Gunung Banten Turun ke Pemukiman, Dinas Pariwisata Bandar Lampung Bantu Stok Makanan

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

14 Agustus 2025 11:17 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Adiansyah.
Rilis ID
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Adiansyah.

RILISID, Bandarlampung — Dinas Pariwisata Bandar Lampung menyebut, keberadaan monyet yang berada di kawasan Gunung Banten bukanlah kewenangan Pemkot Bandar Lampung.

Lantaran, Gunung Banten yang berada di belakang pasar Koga kecamatan Kedaton tersebut bukanlah lahan milik Pemkot Bandar Lampung melainkan lahan pribadi.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung Adiansyah saat dimintai keterangan keluhan warga akibat monyet yang turun ke pemukiman warga, Kamis (14/8/2025).

Sebelumnya viral di media sosial kawanan monyet dari wilayah Gunung Banten turun ke pemukiman warga.

Koloni tersebut, melintas kepumikaman warga melewati kabel tiang listrik hingga atap rumah warga. Akibatnya, tidak sedikit genting rumah mengalami kerusakan.

Dikonfirmasi perihal tersebut, Adiansyah mengatakan, turunnya kawanan monyet ke pemukiman lantaran makanan di lokasi menipis apalagi di musim kemarau.

"Ini karena kemarin musim kemarau, sehingga makan di gunung tersebut menipis, sementara populasinya semakin bertambah," katanya.

Adiansyah mengatakan, dinas pariwisata Bandar Lampung sebenarnya rutin memberikan makanan untuk kawanan monyet yang berada di Sarijo Kecamatan Teluk Betung Utara (TBU), karena lahan itu milik Pemkot.

"Tapi kalau gunung Banten lahan pribadi, tapi pagi ini kita bantu stok makanan agar monyet kembali ke gunung," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada pemilik lahan dan warga sekitar G unung Banten untuk mempertahankan tanaman buah yang merupakan makanan dari para monyet tersebut.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Monyet Gunung Banten

Bandar Lampung

koloni Monyet ke pemukiman

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya