Lampung Barat Benteng Terakhir Jika Mega-Thrust Terjadi di Selat Sunda
Arya Besari
Lampung Barat
Kedua wilayah itu memiliki kontur dataran tinggi dan jauh dari garis pantai.
“Kalau tsunami dari arah Krui, Liwa menjadi wilayah aman. Tapi jika sumber tsunami dari Tanggamus, maka Suoh paling aman karena posisinya terlindungi oleh pegunungan,” jelasnya.
Dalam skenario mitigasi bencana, Kecamatan Suoh diproyeksikan sebagai titik pengungsian besar karena memiliki akses menuju dataran tinggi serta jalur darurat yang dapat dilalui kendaraan berat.
Padang juga mengusulkan agar jalur nasional Liwa+Krui ditetapkan sebagai aset strategis nasional untuk mitigasi bencana, mengingat jalur tersebut akan menjadi rute evakuasi utama sekaligus jalur logistik penanganan darurat.
Sementara itu, BPBD Provinsi Lampung telah menginstruksikan seluruh kabupaten memperkuat Desa Tangguh Bencana (Destana), memperbanyak simulasi evakuasi tsunami, dan meningkatkan sistem peringatan dini di titik rawan.
“Lambar menjadi wilayah prioritas dalam program penguatan mitigasi karena berada di jalur sesar aktif dan menjadi pintu evakuasi dari arah pesisir barat,” ujar Padang.
Ia menambahkan, Pemkab Lambar di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus telah mencanangkan daerahnya sebagai Kabupaten Tangguh Bencana.
BPBD bersama perangkat daerah telah menyusun Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) yang memuat delapan jenis bencana berisiko tinggi, salah satunya gempa bumi.
“Kita mulai dari hal dasar, seperti pembentukan Satgas Pekon, Puskesmas Aman Bencana, dan Persatuan Aman Bencana (PSAB). Harapannya, di akhir tahun ini seluruh unit sudah terbentuk,” ucapnya.
Mitigasi juga menyasar fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, dan perkantoran agar memiliki standar keamanan bencana.
Lambar
Mega thrust
gempa
selat sunda
benteng terakhir
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
