Harimau Sumatera Terjerat Perangkap Diduga Penyerang Warga
Arya Besari
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Seekor harimau sumatera (Panthera Tigris Sumatera) berhasil dievakuasi tim gabungan di wilayah Pemangku Kali Pasir, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Rabu (29/10)2025).
Satwa dilindungi tersebut tertangkap dalam kandang jebak yang dipasang tim gabungan sejak tanggal 20 September 2025 setelah mendapat laporan dari warga mengenai kemunculan harimau di sekitar permukiman.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis, karena medan yang sulit dan cuaca yang tidak bersahabat.
Tim gabungan juga harus menempuh jarak sekitar tiga kilometer dari lokasi pemukiman menuju perangkap di area perkebunan masyarakat.
Berdasarkan pantauan camera trap yang terpasang di sekitar lokasi, harimau tersebut masuk ke perangkap pada Selasa (28/10/2025) sekitar pukul 00.00 WIB.
Evakuasi dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung bersama Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), TNI-Polri, Satpol PP, serta aparat pekon dan kecamatan setempat.
Dokter hewan BKSDA Bengkulu–Lampung drh. Erni Yanti mengatakan, kondisi harimau jantan itu secara umum stabil meski ditemukan luka di beberapa bagian tubuhnya.
“Kondisi harimau baik, namun terdapat luka bekas jerat di bagian pinggang, kaki, dan punggung. Ada pula luka terbuka yang diduga akibat gesekan dengan kandang perangkap,” ujar Erni di lokasi evakuasi.
Ia menjelaskan, sebelum pemindahan dilakukan, tim medis memberikan obat bius untuk menenangkan satwa agar tidak membahayakan petugas.
Sementara itu, Dandim 0422/Lampung Barat Letkol Inf Risky Kurniawan yang memantau langsung proses evakuasi menyebutkan, harimau jantan dengan panjang sekitar 1,5 meter dan berat 150 kilogram itu, diduga hewan sama yang sempat menyerang warga beberapa bulan lalu.
Harimau Sumatra
perangkat
penyerang warga
Lampung Barat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
