Enam Kecamatan Terendam Banjir, Bunda Eva Minta BBWS Mesuji Sekampung Turun ke Lapangan

Yudha Priyanda

Yudha Priyanda

Bandar Lampung

8 Maret 2026 21:34 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat dimintai keterangan, Minggu, (8/3/2026).
Rilis ID
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat dimintai keterangan, Minggu, (8/3/2026).

RILISID, Bandar Lampung — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung membuat enam kecamatan terendam banjir.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung turun langsung ke lapangan untuk bersama-sama menangani persoalan banjir.

Eva Dwiana mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung selama ini terus melakukan perbaikan dan penataan drainase di berbagai titik.

Namun, menurutnya, penanganan banjir juga membutuhkan keterlibatan pihak balai yang memiliki kewenangan terhadap sungai.

“Kalau drainase kita tidak pernah berhenti merapikan drainase, tapi kita inginkan dari balai ada pengertiannya juga,” kata Eva Dwiana, ujar Eva Dwiana Minggu, (8/3/2026).

Ia menegaskan pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan BBWS Mesuji Sekampung dalam melakukan pemetaan maupun penanganan di lapangan.

“Kalau mapping sudah tidak ngerti lagi, yang penting balai mau seperti apa melakukannya. Kalau balai mau turun ke lapangan, sama-sama bisa kita lakukan,” ujarnya.

Menurut Eva, koordinasi dengan pihak balai sebenarnya sudah dilakukan sejak sekitar sebulan lalu.

Bahkan dalam waktu dekat akan ada pertemuan bersama Gubernur Lampung untuk membahas persoalan banjir tersebut.

“Sudah koordinasi sebulan yang lalu malah. Nanti Senin kita dikumpulkan Pak Gubernur, jadi semua akan dikumpulkan. Kalau balai ikut campur insyaallah bisa,” katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Bandar Lampung

Bunda Eva

Banjir

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya