Data Dipersoalkan, SPPG di Hulu Sungkai Disebut Masih Beroperasi
Furkon Ari
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Polemik mencuat terkait klaim penutupan 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari total 67 unit di Kabupaten Lampung Utara yang disampaikan Ketua Satgas Pengawasan dan Pembinaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Mat Sholeh.
Pernyataan tersebut memantik kritik tajam dari berbagai pihak karena data yang disampaikan dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Satgas pun disorot karena dianggap belum bekerja optimal, terutama dalam hal pengawasan, minimnya inspeksi mendadak (sidak), serta lemahnya evaluasi terhadap operasional SPPG, baik yang ditutup maupun yang disebut berhenti sementara.
Keresahan publik mengemuka setelah sejumlah warga mulai mempertanyakan keakuratan data yang beredar.
Mereka menilai terdapat ketidaksesuaian antara laporan resmi dan fakta di lapangan.
Salah satu contoh mencolok terjadi di Kecamatan Hulu Sungkai. Informasi yang beredar melalui grup WhatsApp lokal justru membantah adanya penutupan layanan.
Dalam pesan yang viral di grup “Gojing 414”, disebutkan bahwa SPPG di wilayah tersebut masih aktif beroperasi.
"Hoaks itu, yang ada di Hulu Sungkai itu punya ipar, hari ini saja masih mengirim ompreng," tulis salah satu anggota grup.
Menanggapi hal tersebut, Camat Hulu Sungkai, Zulham A. Razak, angkat bicara.
Ia menegaskan bahwa tidak benar seluruh SPPG di wilayahnya berhenti beroperasi.
SPPG
MBG
Satgas
BGN
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
