Coffee Morning dengan Pengusaha, Gubernur Mirza Ajak Kolaborasi Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

7 November 2025 15:13 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Foto Biro Adpim
Rilis ID
Foto Biro Adpim

RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka ruang dialog untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha melalui acara Coffee Morning di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jum'at (7/11/2025).

Gubernur Mirza menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sebagai pilar utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. 

Pertemuan ini merupakan sebuah ruang diskusi yang dirancang bukan untuk sekadar berbicara formalitas, tetapi juga untuk mendengar dan tidak hanya sekedar ruang diskusi tetapi merupakan sebuah percepatan pembangunan.

“Acara ini kami selenggarakan sebagai ruang dialog yang hangat dan terbuka untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Dunia usaha adalah lokomotif ekonomi daerah, dan birokrasi harus menjadi mesin pendorong di belakangnya,” ujar Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa selama delapan bulan terakhir, Pemprov Lampung fokus melakukan pembenahan birokrasi agar lebih pantas dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha. 

Menurutnya, reformasi birokrasi menjadi fondasi penting agar pemerintah mampu melayani dan memfasilitasi pelaku ekonomi.

“Birokrasi harus paham kebutuhan dunia usaha, yaitu daya saing. Tugas kami memastikan Lampung memiliki daya saing yang kuat melalui regulasi, pelayanan dan kebijakan yang mendukung pertumbuhan,” ujarnya.

Dalam paparan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan tiga fokus utama pembangunan ekonomi daerah, yakni meningkatkan daya saing daerah dan dunia usaha, memperkuat sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang berkeadilan.

“SDM adalah kunci utama daya saing. Saat ini Lampung berada di peringkat 26 nasional dalam kualitas SDM. Dengan 71% penduduk usia produktif, kami ingin memastikan tenaga kerja kita memiliki kompetensi yang mampu bersaing dan menunjang dunia usaha,” jelasnya.

Secara ekonomi, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung kini menempati posisi keempat tertinggi di Sumatera berdasarkan PDRB, dengan sektor pertanian sebagai penyumbang utama sebesar Rp150 triliun. 

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Gubernur Lampung

rahmat mirzani djausal

pengusaha

ekonomi berkelanjutan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya