Duka Warga Way Tenong: Air Mati Berbulan-bulan, Tagihan Tetap Jalan
Arya Besari
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Sudah berbulan-bulan warga Desa Tambak Jaya, Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat (Lambar), hidup dalam keresahan.
Air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Limau Kunci mati total tanpa pemberitahuan. Ironisnya, tagihan tetap dikirim setiap bulan.
“Air sudah lama nggak mengalir, Bang. Dulu sempat hidup dua hari setelah ramai di media sosial, tapi habis itu mati lagi. Sekarang sudah berbulan-bulan begini terus,” ujar Ferdi, warga setempat, Selasa (11/11/2025).
Ferdi menjelaskan, sebagian besar warga akhirnya terpaksa membuat sumur bor pribadi karena tak bisa lagi mengandalkan air PDAM.
“Yang aneh, airnya nggak mengalir tapi tetap ditarik tagihan. Kami bingung, apa yang mau dibayar kalau airnya nggak ada?” kesal Ferdi.
Kondisi itu membuat warga geram. Mereka menilai PDAM Limau Kunci tidak profesional dalam menjalankan pelayanan publik.
Heru, pelanggan lain, bahkan mengaku sudah memutus sambungan PDAM karena kecewa.
“Sudah cabut aja itu, Bang. Sudah nggak guna. Hidup cuma kalau viral doang, habis itu macet lagi. Kami capek,” ujarnya.
Sementara Wahdi, warga lainnya, menuturkan air PDAM hanya hidup dua hari dalam beberapa bulan terakhir. Setelah itu kembali mati tanpa penjelasan.
“Sudah sering kami lapor, tapi petugas PDAM jarang turun. Dulu sempat kami datangi langsung, tapi nggak ada hasil. Katanya lagi diperbaiki, tapi sampai sekarang nggak juga,” katanya.
PDAM Limau Kunci
Lampung Barat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
