Walah! Giliran Kerajaan Ini yang Akui akan Lunasi Hutang Indonesia

Tari Oktaviani

Tari Oktaviani

Karawang

31 Januari 2020 19:45 WIB
Daerah | Rilis ID
Ilustrasi Dolar. Foto: RILIS.ID/Fajar Alim Mustaqin
Rilis ID
Ilustrasi Dolar. Foto: RILIS.ID/Fajar Alim Mustaqin

RILISID, Karawang — Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Juanda (48) yang tinggal di Karawang memberikan pernyataan mengejutkan. Ia yang tergabung dalam King of The King yang kini tengah viral bahasannya, mengaku akan melunasi hutang Indonesia. 

Juanda mengaku menjabat sebagai Ketua Indonesia Mercusuar Dunia (IMD), lembaga di bawah naungan King of The King. Menurutnya lembaganya itu bukan lembaga palsu.

"Saya tidak hoaks. IMD berdiri bukan untuk makar, tapi untuk menyelamatkan bangsa dan negara. Untuk melunasi utang Indonesia yang bunganya saja mencapai Rp 1 triliun satu hari," ujar Juanda saat ditemui di kantor Kecamatan Banyusari, Kamis (30/1/2020).

Juanda mengatakan, hutang Indonesia selama ini belum bisa dibayar oleh siapapun Presidennya. Oleh karena itu, King of The King diakuinya akan membantu Pemerintah dengan mencairkan dana besar yang terpendam di The Union Bank of Switzerland (UBS).

"Bank UBS itu merupakan pusat koordinat bank di seluruh dunia. Segera akan kami cairkan karena proses (pencairan) berlangsung sejak 25 November hingga 30 Desember 2019," kata Juanda.

Tak tanggung-tanggung, rencananya itu pun ia klaim didukung oleh PBB dan IMF.

"Rencana itu, di-backup oleh Bank Dunia, pemimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Presiden IMF, Mahkamah Internasional," ucapnya.

Ia menyebut pihaknya akan menarik dana melalui sejumlah bank di Bandung yang didampingi oleh atasannya.

"Proses pembukaan perbankan pada 31 Desember 2020 di Bank BNI, Mandiri, BJB oleh Paduka yang Mulia Dony Pedro dan Bunda Ratu Kidul, Bunda Rosmini," tuturnya.

 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya