Soal Mahasiswa Lampung di Tiongkok, Arinal: Kadiskes Cek!
Anonymous
Bandarlampung
Reihana mengaku ada petugas surveilans yang melakukan diagnosa dan mengawasi warga yang baru pulang dari Tiongkok.
"Kan ada alat ukur juga untuk mengukur suhu tubuh, nanti kelihatan jika ada kasus sesuatu pasti naik, dan jika tidak ada nanti dia turun. Sekarang posisinya kan stabil. Dan saya dapat kabar dari petugas kedokteran di Natuna mereka pulang ke Indonesia memang dalam keadaan sehat," katanya.
Pihaknya juga masih menunggu proses 14 hari masa isolasi di Pulau Natuna. Setelah itu, mereka diperbolehkan pulang ke daerahnya masing-masing.
"Kan masa inkubasinya juga hanya 14 hari. Mereka dalam kondisi sehat. Ini saya sudah dikirimkan videonya sama dokter Yudi yang berada di Natuna. Mereka hanya diobservasi saja. Jadi enggak usah khawatir. Karena ada tim surveilans. Tapi tetap yang baru pulang dari luar negeri kita pantau. Seperti yang di Kotabumi," kata dia.
Mahasiswa itu, lanjut Reihana, dilakukan juga pemeriksaan epidemiologi kepada warga yang baru pulang dari Tiongkok.
"Petugas surveilans juga yang melakukan," ujarnya.
Reihana menyebut untuk warga Bandarlampung hanya satu yakni atas nama Novita Eka di Natuna.
"Dia juga dalam keadaan sehat. Jadi kami imbau buat berita yang tidak meresahkan masyarakat," harapnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
