Siap-siap! 30 Desa Terima Anggaran Smart Village per Bulan Rp1 Juta
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akan mewujudkan Good Governance untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik melalui program Smart Village.
Untuk di tahun 2020 ini, sebagai permulaan Pemprov Lampung akan menyasar 30 desa se Lampung untuk dijadikan Smart Village.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung Fredy, mengatakan, program Smart Village itu dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan literasi internet dan layanan perpustakaan desa,vdigitalisasi, administrasi desa dan e-participation yang merupakan salah satu dari 33 janji kerja Gubernur Lampung Periode 2019-2024.
"Maka untuk mendukung pencapaian itu dibentuk program Smart Village. Tujuannya adalah untuk mewujudkan Good Governance pemerataan pelayanan publik di Lampung," jelas Fredy yang didampingi Kepala Dinas Kominfotik, Ahmad Chrisna Putra dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam ekspose Program Kerja Gubernur Lampung tahun 2020 di Woodstairs Cafe, Senin (3/2/2020).
Menurutnya, pelaksanaan Smart Village dapat berjalan secara optimal, dengan dibentuk tim koordinasi pelaksanaan Smart Village ProvinsiLampung.
"Di tahun 2019 kita sudah melakukan pembahasan persiapan pelaksanaan Smart Village dan penetapan desa sebagai pilot project tahun 2020 antara Bappeda, Kepala Dinas Kominfotik, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Direktur PT. Telkom Lampung," jelasnya.
Selain itu Bappeda dalam pelaksanaan Smart Village telah merencanakan dalam APBD 2020 pengadaan computer sebanyak 30 unit untuk desa pilot, penyediaan biaya jaringan internet sebesar Rp.1 juta per-bulan, bimbingan teknik untuk aparatur desa, FGD dan rapat tim koordinasi Smart Village.
Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyebutkan Program Smart Village itu merupakan bagian dari janji kerja dari 33 Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim periode 2019-2024. Oleh karena itu dia mengimbau agar semua pihak bersatu padu untuk membangun Lampung.
"Lampung diberikan simbol sebagai lokomotif pertanian di Indonesia. Hal tersebut tidaklah mudah, tentunya berbagai pertimbangan yang rasional. Maka saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Lampung," jelas Arinal.
Dan program Smart Village ini adalah untuk mencapai target pembangunan yang telah disusun dalam program dan kegiatan tahun 2020 dalam kerangka implementasi 33 agenda kerja utama.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
