Riza Patria: Saya Tidak Berambisi Jadi Wagub DKI

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

1 Februari 2020 08:35 WIB
Daerah | Rilis ID
FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengaku, dirinya tidak berambisi dalam mengemban jabatan, termasuk untuk menjadi orang nomor dua di ibu kota tersebut. 

Akan tetapi, kata Riza, dirinya tidak bisa menolak ketika partai pengusung Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017, PKS dan Gerindra meminta dirinya jadi cawagub.

"Saya tidak ada ambisi ke wagub. Karena kami menjaga komitmen Pak Prabowo untuk menyerahkan kursi wagub ke PKS. Namun, wagub sebelumnya dari Gerindra, Bang Sandi. Lalu ada surat dari PKS agar cawagub bisa segera diusulkan kembali satu dari PKS dan non PKS. Lalu dari Gerindra dimunculkan empat nama salah satunya saya. Saya tidak bisa nolak. Itu salah satu kelemahan saya," kata Riza yang ditemui di Jakarta Jumat (31/1/2020). 

Dalam proses pencalonan wagub DKI Jakarta, sempat terhenti selama setahun dua bulan setelah dua nama dari PKS sebelumnya, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, mandek dalam proses pemilihannya hingga DPRD 2014-2019 demisioner.

Akhirnya, Gerindra menyarankan PKS untuk memilih satu dari empat nama yang mereka ajukan, atau PKS bisa memilih satu nama lainnya di luar usulan itu.

Keputusannya, PKS akhirnya memilih Nurmansyah Lubis dan Ahmad Riza Patria untuk diusulkan menjadi wakil gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno yang mendampingi Prabowo Subianto untuk maju dalam Pilpres 2019.

Riza menyebut terkait dengan adanya gagasan untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dirinya pribadi tidak keberatan meski kedua calon disebutnya sudah dikenal oleh DPRD DKI Jakarta.

"Terkait adanya ide atau gagasan fit and proper test walaupun DPRD merasa tidak perlu, karena Nurmansyah Lubis sudah dikenal DPRD, begitupun saya. Tapi saya pribadi tidak keberatan. Saya mendukung apa pun keputusan yang diambil DPRD, kalau saya siap. Begitu pun sebaliknya," ucapnya.

Menurut dia, semakin baik proses pemilihan maka semakin baik juga hasilnya.

Terkait dengan kualifikasi dia, pria yang akrab disapa Bang AZ ini mengaku punya banyak kelemahan. Diantaranya, dia tidak bisa menolak keputusan partai pengusung untuk mengusulkannya jadi cawagub DKI Jakarta.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya