Massa Brutal Rusak Musala di Minahasa Utara, Bagaimana Respons Gubernur Sulteng?

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Palu

1 Februari 2020 20:14 WIB
Daerah | Rilis ID
FOTO: Istimewa
Rilis ID
FOTO: Istimewa

RILISID, Palu — Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola, turut memgomentari adanya insiden perusakan musala yang merupakan tempat ibadah umat Islam oleh sejumlah oknum di Perumahan Griya Agape Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu (29/1/2020) malam. 

Longki meminta, warga Sulteng tidak ikut terprovosi dengan insiden yang terjadi di Sulawesi Utara tersebut. 

"Saya mengimbau masyarakat Sulteng untuk tidak terpancing dan terprovokasi dengan kejadian tersebut dan mempercayakan kepada aparat penegak hukum untuk menangani dan menyelesaikan kejadian tersebut," katanya di Palu, Sabtu (1/2/2020). 

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat yakni tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda serta seluruh penduduk Sulteng untuk tetap bergandengan tangan, memperkokoh persatuan dan menjaga perdamaian agar tidak terpancing dan terprovokasi.

Ia yakin jika langkah-langkah itu dilakukan, masyarakat dan umat beragama di Sulteng takkan bisa disusupi dan diprovokasi oleh oknum-oknum yang berupaya memecah belah persatuan dan perdamaian di Sulteng dengan menggunakan insiden tersebut.

"Kita perkuat persaudaraan diantara kita. Mari kita jaga kebersamaan, keamanan, ketertiban dan kedamaian di Sulteng. Kita tidak bisa terprovokasi," ujarnya.

Segala pelanggaran yang telah terjadi di Minahasa Utara, lanjutnya biarlah diselesaikan oleh aparat penegak hukum.

‘’Mari kita percayakan semuanya kepada aparat penegak hukum. Mereka pasti akan bekerja professional untuk menyelesaikan persoalan itu secepatnya," tandasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya