Lambar Zona Merah karena Kasus Terus Bertambah, Warga Berharap Pemkab Tegas

Ari Gunawan

Ari Gunawan

Lampung Barat

19 Januari 2021 14:30 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILISID, Lampung Barat — Kasus positif virus corona di Lampung Barat (Lambar) bertambah 29 hari ini, Selasa (19/1/2021). Total kini ada 144 kasus di daerah zona merah tersebut.

Diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 RI menetapkan Lambar sebagai zona merah per tanggal 17 Januari 2021 lalu. Baca: Rekor Baru! Hampir Setengah Lampung Jadi Zona Merah Covid-19

Bidang Komunikasi Publik Dinas Kesehatan Lambar Erna Yanti mengungkapkan penambahan 29 kasus Covid-19 hari ini tersebar di empat kecamatan.

Sebanyak 12 orang di Kecamatan Belalau, Kecamatan Balikbukit (7), Sumberjaya (5), Waytenong (3), dan Batubrak (2).

Ke-12 warga Belalau adalah KMS (15), KSN (15), MSA (10), A (64 ), LN (30), AS (36), PTS (24), RP (50), AA (6), ET (54), RJ (38), EF (35).

Kemudian EP (34), NB (30), P (39), SM (27), EJ (40 ), W (35), dan RS (33) yang merupakan warga Balikbukit.

"Dari Kecamatan Sumberjaya yakni T (52), HS (43), MM (25), RIS (62), NAZ (19). Kecamatan Waytenong adalah YS (46), S (32), T (61). Sementara HAW (19) dan AJ (8) dari Batubrak," urai Erna.

Dari total kasus, sebanyak sepuluh orang meninggal dunia. Sementara, 53 pasien masih menjalani isolasi.

Terpisah, salah seorang warga Belalau bernama Asep (59) mengatakan bahwa penyebaran kasus Covid-19 di Lambar bukan hanya bawaan warga yang baru saja bepergian keluar daerah.

"Pesta pernikahan juga merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka kasus Covid-19 di Lambar," ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya