Kenalkan Durian Lokal, KPH XIII Gelar Festival Durian
Agus Pamintaher
BANDARLAMPUNG
RILISID, BANDARLAMPUNG — Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XIII, kembali menggelar festival durian di kantor KPH XIII Waypisang, Kalianda, Kamis (30/1/2020).
Festival itu digelar dalam rangka memperkenalkan durian lokal yang dihasilkan masyarakat 22 kelompok pengelola hutan kemasyarakatan di Register Waypisang Gunung Rajabasa.
Plt Kepala Dinas Kehutanan Lampung Wiyogo Supriyanto mengapresiasi dan mendukung langkah dari KPH XIII Waypisang. Menurutnya, pengembangan durian lokal unggulan bukan hanya sekadar teori, tetapi langkah nyata.
”Ini merupakan kegiatan yang baik untuk mengangkat produk unggulan lokal. Sehingga bisa memiliki nilai tambah yang bisa mengangkat para petani pengelola hutan,” kata Wiyogo Supriyanto.
Kepala KPH XIII Waypisang Wahyudi Kurniawan mengatakan, tujuan dari kegiatan festival durian lokal Gunung Rajabasa untuk mencari varietas unggulan. Nantinya durian lokal unggulan tersebut akan dikembangkan.
”Kita ingin mencari durian lokal unggulan dari Gunung Rajabasa. Kita yakin ada varietas unggulannya dan setelah kita dapatkan akan kita kembangkan pembibitannya,” kata Wahyudi.
KPH XIII Waypisang sebelumnya juga sudah mengembangkan pembibitan durian untuk varietas durian montong dan bukan varietas lokal. Bibit durian telah dibagikan kepada masyarakat pengelola hutan kemasyarakatan.
Menurut Wahyudi, bibit unggul dari durian lokal yang didapatkan nantinya akan dikembangkan melalui okulasi. Sehingga tetap memiliki ciri dan rasa yang sama dengan bibit aslinya.
”Adanya pengembangan bibit durian unggulan ini, bisa meningkatkan nilai tambah pada petani pengelola kawasan hutan. Keinginan kita untuk mewujudkan hutan lestari, petani sejahtera bisa tercapai,” ujar Wahyudi.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
