HUT Pramuka ke-57, Lampung Obral 66 Tanda Penghargaan
lampung@rilis.id
Waykanan
"Pramuka merupakan rumah kita bersama. Oleh karenanya harus kita jaga bersama dan lestarikan untuk dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Salah satunya dengan membangun bumi perkemahan seluas 55 hektare (ha) yang tak kalah dari bumi perkemahan Cibubur milik kwartir nasional," jelasnya.
Ridho menutup acara dengan menyerahkan kursi roda, tongkat bantu jalan (kruk), alat bantu dengar, dan kacamata kepada masyarakat kurang mampu dan pramuka penyandang disabilitas. Juga bantuan sosial untuk bencana lombok sekitar Rp53 juta.
Upacara itu sendiri diikuti 1.500 orang yang terdiri dari anggota Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, Pembina, Pelatih, Andalan Daerah, Cabang, dan Ranting se-Lampung.
Sebelum apel besar hari Pramuka juga dilaksanakan kemah bersama, kirab panji gerakan Pramuka, dan ulang janji.
Untuk memeriahkan acara, tampil polisi cilik yang dibawakan Pramuka Siaga Waykanan. Ada juga penampilan yel-yel dari pasukan Mantaneka dan Tarian Kolosal Radin Jambat. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
