Duh, Kekeringan di Kawasan Gunungsulah Wayhalim Meluas

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

24 Agustus 2018 16:12 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Warga mengantre air bersih yang dibagikan BPBD Kota Bandarlampung. FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta 
Rilis ID
Warga mengantre air bersih yang dibagikan BPBD Kota Bandarlampung. FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta 

RILISID, Bandarlampung — Kekeringan di Jalan Raden Pemuka, Gunungsulah, Wayhalim, meluas. Jika tadinya hanya di Gang Satria, kini merembet ke Gang Becek dan Gang Sukemi. Dari semula 40 rumah, sekarang mencapai 100 rumah lebih.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung pun terpaksa menambah suplai air bersih untuk warga.

”Tadinya kita kirim per hari satu unit mobil supply water berkapasitas 5 ribu liter air. Sekarang ditambah dua unit mobil per hari,” papar Kabid Kesiapsiagaan BPBD, M. Rizki kepada rilislampung.id, Jumat (24/8/2018).

Menurut dia, hingga saat ini baru Gunungsulah yang melaporkan kekeringan ke BPBD.  Untuk mendapat bantuan air bersih dari BPBD pihaknya menerapkan syarat khusus. 

"Pertama yang menelepon itu harus ketua RT-nya dan memastikan bahwa yang mengalami kekeringan hingga lima rumah lebih. Kita menghindari pengisian air untuk pribadi," jelasnya. 

Rizki menegaskan bantuan air ini tidak dipungut biaya apapun. Dia juga meminta warga tidak memberikan uang apapun kepada petugas. 

Salah satu warga Gang Pramuka, Suhartono (65), mengatakan kekeringan yang ia rasakan sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir.

Untuk memasok kebutuhan air bersih ia harus mengambil air hingga radius dua kilometer. 

"Setiap hari saya mengambil 20 jeriken air di sana, bayar Rp6 ribu. Kalau diantar ke rumah Rp20 ribu," singkatnya. (*)

 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya