Dedengkot Ansor Akui Organisasinya Tak Terlibat di Surabaya
Anonymous
Surabaya
Gus Yaqut menekankan akan ada waktu berkampanye tersendiri untuk pilpres dan rakyat akan menjadi juri yang paling adil. Tidak perlu memaksakan diri sehingga seolah-olah mereka menjadi korban dari sistem. Korban dari kekuasaan, lalu "playing victim".
"Rakyat yang sudah cerdas ini jangan dibodohkan lagi dengan gerakan-gerakan yang nggak ada untungnya bagi bangsa dan negara," katanya.
Namun demikian, Gus Yaqut menegaskan kembali, jika gerakan tersebut sudah menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa dan negara, secara kelembagaan Ansor-Banser akan turun dan berada di depan. "Jika belum, kami juga nggak akan turun. Kita biarkan saja. Biar aparat yang bertindak. Mereka ini kan kelompok yang cari-cari perhatian saja toh," kata dia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
