Bupati Lampura Sentil ASN yang Tak Paham Tupoksi hingga LHKPN

Isti Febri Wantika

Isti Febri Wantika

Lampung Utara

28 Januari 2021 16:50 WIB
Daerah | Rilis ID
Bupati Lampura Budi Utomo menandatangani pakta integritas, Kamis (28/1/2021). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ISTI
Rilis ID
Bupati Lampura Budi Utomo menandatangani pakta integritas, Kamis (28/1/2021). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ISTI

RILISID, Lampung Utara — Bupati Lampung Utara (Lampura) Budi Utomo menekankan pentingnya Aparatur Sipil Negara (ASN) memahami tupoksi sebagai pelayan negara dan masyarakat.

"Banyaknya isu berkembang dan informasi yang saya dapat bahwa ASN di beberapa dinas dan badan belum dapat memahami tugas pokok dan fungsi sebagai pelayan,” katanya saat rapat koordinasi di Aula Tapis Pemkab Lampura, Kamis (28/1/2020).

Karenanya, Budi mengharapkan pentingnya rakor sebagai rapat evaluasi sekaligus menyerap aspirasi dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

"Maka rakor setiap bulan harus berjalan. Apabila diperlukan akan ditindaklanjuti dengan rapat terbatas dengan dinas terkait sehingga diharapkan hasilnya dapat terukur,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada kepala bagian (kabag) dan camat melakukan rapat internal untuk melihat permasalahan yang harus diselesaikan terkait pelayanan masyarakat. Juga mengundang lintas sektoral.

"Apakah bersama pihak PLN atau bank-bank di Lampung Utara ini pada saat kita rakor harus hadir, paling tidak ada yang mewakili. Ini nanti dijadwalkan apakah tiga bulan sekali atau enam bulan sekali,” tegas Budi.

Budi pun menyinggung penandatanganan pakta integritas untuk seluruh kepala OPD. Ia berharap penandatanganan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan sebagai alat ukur pimpinan sejauh mana kinerja dicapai.

"Dan bagi tim penilainya juga harus jujur, kalau memang ada kekurangan harus ditingkatkan dan diperbaiki. Ini juga sebagai kesepakatan kerja dengan tujuannya membangun komitmen kerja,” tambahnya.

Mantan Wabup Lampura itu juga mewarning anak buahnya agar mewaspadai musim hujan dan banjir. Juga mengingatkan protokol kesehatan Covid-19.

"Bagi Satgas Covid-19 selalu memberikan edukasi ke masyarakat. Untuk proses belajar dan mengajar manakala mendapat persetujuan wali murid dan komite sekolah bilamana wilayah tersebut tidak ditemukan kasus Covid- 19, bisa dilakukan tatap muka, tetapi tetap Satgas melakukan kontrol dengan menjalankan prokes,” paparnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya