Besok, Evakuasi WNI di Wuhan Gunakan Pesawat Batik Air

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

31 Januari 2020 23:00 WIB
Nasional | Rilis ID
Virus Corona di Wuhan, Cina. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.
Rilis ID
Virus Corona di Wuhan, Cina. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

RILISID, Jakarta — Kementerian Luar Negeri berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait rencana penjemputan dan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Direkturat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan penjemputan tersebut menggunakan maskapai Batik Air pada besok hari, Sabtu (1/2/2020). 

“Semua keputusan ada di Kemenlu, kami menunggu perintah karena koordinasinya berpusat dari sana,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto kepada Antara di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Novie membenarkan bahwa Batik Air telah mengirimkan surat permohonan izin prinsip penerbangan sewa (charter) untuk dua pesawat berbadan besar Airbus A330 Batik Air .

“Ya betul, kami sudah menerima surat permohonan itu tetapi ada prosedur yang memang harus dilakukan karena ini kaitannya dengan karantina dan sebagainya,” jelas Novie.

Berdasarkan surat yang beredar nomor 007//DZ-ID/EXT/I/2020, Batik Air mengajukan permohonan izin prinsip penerbangan charter.

“Sehubungan dengan adanya permintaan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), terkait akan kebutuhan evakuasi WNI yang sekarang ini masih berada di Kota Wuhan, China, dikarenakan akibat issu virus pneumonia. Maka dari itu, kami bermaksud memohon kebijakan dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk penerbitan izin prinsip,” katanya.

Adapun, rincian penerbangan itu, yakni nomor penerbangan ID 8618 dengan rute Cengkareng-Wuhan yang akan diberangkatkan pukul 06.00 WIB dan perkiraan tiba di Wuhan pukul 12.00 waktu setempat.

Kemudian, nomor penerbangan ID 8619 yang akan bertolak dari Wuhan menuju Batam.

Dalam surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Batik Air Capt Achmad Luthfie dan diajukan kepada Kemenhub pada Kamis, (3/1) lalu.

Rencana penjemputan itu terkait semakin merebaknya virus corona yang melumpuhkan kota Wuhan dan membuat warga, termasuk WNI terisolasi. Ada sebanyak 243 WNI yang tinggal di kota tersebut.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya