Batal di Jemput, Ini Alasan WNI di Wuhan Tak Bisa Pulang ke Tanah Air

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

30 Januari 2020 17:05 WIB
Nasional | Rilis ID
Wuhan, Cina. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.
Rilis ID
Wuhan, Cina. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

RILISID, Jakarta — Pemerintah Indonesia terancam batal menjemput warganya yang tertahan di Wuhan, Cina, untuk pulang ke Tanah Air. Padahal, sejumlah WNI yang berada di daerah terisolasi itu mengaku ingin segera pulang ke Indonesia lantaran khawatir terkena wabah virus Corona.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyatakan, bahwa pihaknya tidak bisa menjemput WNI yang berada di Wuhan. Alasannya, karena pemerintah Cina telah melakukan karantina serta melarang siapapun untuk keluar dari wilayah tersebut.

“Di sana tertulis bahwa mereka tidak boleh keluar, dan orang lain tidak boleh masuk ke sana,” ujar Fadjroel kepada wartawan, Rabu, (29/1/2020).

Sejumlah video di lini masa Twitter menunjukkan, mereka sangat tertekan ketika dilarang oleh pemerintah Cina untuk keluar dari kawasan tersebut. Sayangnya, harapan untuk kembali ke Tanah Air tak dapat diwujudkan. 

Meski demikian, Fadjroel memastikan, pemerintah akan berupaya untuk memulangkan WNI di Cina sebagaimana komitmen Presiden Joko Widodo. Ia pun mengatakan, pihak KBRI Beijing sudah melakukan koordinasi dengan teman-teman persatuan pelajar Indonesia di Wuhan. 

Sebelumnya, TNI AU juga telah menyiapkan dua pesawat jenis Boeing dan satu pesawat Hercules untuk menjemput WNI di Wuhan, Cina. 

Tetapi, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Fajar Adriyanto mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk terbang menjemput WNI di daerah yang terisolasi itu.

Apabila sudah ada instruksi dari Kemenlu, kata dia, dua pesawat yang akan menjemput WNI di Wuhan akan mendarat kembali di Indonesia di bandara Halim Perdana Kusuma. 

"Tempat mendaratnya di Halim (Halim Perdanakusuma), bagaimana pengungsiannya sudah disiapkan. TNI AU kan menyiapkan pesawat ini tinggal gerak aja," ujar Fajar kepada wartawan, Rabu (29/1). 

 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya